VISA Taiwan

Syarat dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan VISA Student Taiwan (scholarship) sebenarnya sangat sederhana, yaitu :

1. Mengisi formulir dan pasfoto 4×6
2. Paspor masa berlaku min 12 bulan
3. Letter of Acceptance (asli + fotocopy)
4. Ijazah yang telah dilegalisir TETO (asli + fotocopy)
5. Fotocopy Kartu Keluarga
6. Medical Check Up di RS atau klinik yang ditunjuk TETO

Untuk Student non scholarship maka wajib menunjukkan rekening tabungan dengan jumlah yang cukup untuk biaya hidup di Taiwan. Untuk LOA dasli dan ijazah yang telah dilegalisir TETO nanti akan dikembalikan kok saat VISA kita keluar. Untuk pengajuan VISA dilakukan di kantor TETO di :

Taipei Economic and Trade Office in Indonesia (TETO)
Lantai 12 (Divisi Pelayanan)
Gedung Artha Graha, Jalan Jendral Sudirman,
Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Untuk formulir aplikasi VISA bisa didownload di website TETO atau di sini. Sedangkan untuk Rumah Sakit dan klinik serta formulir Medical Check Up bisa didownload di sini dan di sini. Untuk biaya pembuatan VISA adalah Rp 627.000 (3 hari kerja). Jika ingin dipercepat menjadi 2 hari kerja maka kita bisa mengajukan percepatan dengan membayar sebesar 150 % dari tarif normal (Rp 940.500).

Mudah bukan? Tetapi…….. ada beberapa point yang cukup ruwet dan menambah biaya, yaitu mencakup legalisir ijazah TETO (authentication of documents) ==> PENTING. Ijazah tidak akan pernah bisa langsung dilegalisir TETO, tetapi kudu melalui Depkumham, Deplu, dan terkadang notaris terlebih dahulu jika ijazah kita (English Ver.) dikeluarkan oleh kampus kita.  Bagi teman-teman yang tidak punya ijazah atau transkrip English Ver. maka harus ditranslate terlebih dahulu melalui penerjemah tersumpah. Jika sudah melalui penerjemah tersumpah, maka legalisir ke Notaris tidak diperlukan lagi.

Untuk contoh biaya yang diperlukan, saya mengambil contoh VISA saya sendiri. FYI, saya diterima di Program Dual Degree pada Program Master NTUST. Dalam Registration Guideline NTUST disebutkan syarat dokumen yang harus saya bawa adalah sbb :

  1. paspor asli dan fotocopy,
  2. student registration form,
  3. ijazah S1 asli,
  4. two recent photographs,
  5.  fotokopi ijazah S1 English Ver. yang telah dilegalisir TETO,
  6. fotokopi transkrip S1 English Ver. yang telah dilegalisir TETO,
  7. sertifikat asuransi kesehatan yang telah dilegalisir TETO,
  8. financial statement, untuk yang mendapat scholarship bisa di-skip,
  9. sertifikat medical check-up,
  10.  Laporan Kemajuan Belajar S2

Dari persyaratan dokumen NTUST di atas, maka dokumen yang perlu saya legalisir di TETO dengan prosedur melalui Depkumham dan Deplu yaitu point (3), (5), (6), (7), dan (9). Jadi semuanya ada 5 dokumen.

Karena baik ijazah S1 dan transkrip English Ver. saya semuanya dikeluarkan oleh ITS, maka Depkumham dan Deplu tidak akan menerima English Ver. ITS sehingga saya juga harus melalui Notaris untuk verifikasi.

Berhubung saya pake versi dipercepat (buru-buru), maka rincian biaya yang dihabiskan +/- sbb:

  1. Notaris = 5 dokumen x Rp 50.000 = Rp 250.000
  2. Depkumham = 5 dokumen x Rp 50.000 = Rp 250.000
  3. Deplu = 5 dokumen x Rp 50.000 = Rp 250.000

Semuanya dengan tarif percepat tersebut selesai dalam waktu 1 hari kerja. Kalau teman-teman mau mengurus sendiri dengan tarif normal maka biaya per dokumen sekitar Rp 15.000/dokumen dengan waktu 2 hari kerja untuk tiap Departemen. Dihitung sendiri ya kalau mau pakai jasa normal 😀

Kemudian setelah melalui ketiga Departemen tersebut, maka kita minta untuk legalisir TETO. Tarif normal (5 hari kerja) adalah Rp 142.500/dokumen. Karena saya lagi-lagi dipercepat, maka saya menggunakan jasa kilat untuk 2 hari kerja sehingga tarifnya naik menjadi 150 % atau Rp 213.750/dokumen. Sehingga total biaya yang saya butuhkan untuk legalisir TETO ini sebesar = 5 dokumen x Rp 213.750 = Rp 1.068.750

Silahkan dihitung sendiri dulu ya sampai di sini sudah habis berapa 😀 Ini masih belum aplikasi VISA lho…. Untuk aplikasi VISA tarif normal 3 hari kerja adalah Rp 627.000. Untuk mempercepat maka biaya yang dibutuhkan juga naik menjadi 150 % yaitu sebesar Rp 940.500

Jadi total biaya yang saya habiskan dengan proses kilat adalah Rp 2.759.250 (bukan angka yang sedikit, hiks) dengan waktu yang diperlukan max. sekitar 2 minggu (belum kalau ada mbulet-mbuletnya, misal TETO kita salah formulir dsb). Ingat-ingat, pengajuan VISA cuma dari jam 08.00 – 11.30 saja lho…. Ada beberapa alasan kenapa cara kilat dipilih, yang paling umum karena ijazah keluar mepet banget dengan waktu kedatangan yang diminta Universitas di Taiwan. Misal di ITS Yudisium baru pertengahan Agustus, padahal NTUST minta awal September kita sudah harus di Taipei. Wah wah…. benar-benar di awal memang perlu banyak biaya ya, hehehehe. Belum biaya apply paspor, medical check-up, asuransi, dan biaya tiket pesawat, atau pengeluaran awal kita untuk di Taipei (karena dengar-dengan beasiswa biasanya baru keluar bulan ke-2 lho). Jadi kira-kira kita kudu menyiapkan antara 6-10 juta-an lah.

O iya ada yang ketinggalan. Agar bisa berhemat jangan lupa mengurus bebas fiskal ya…. Lumayan kalau bisa dapat bebas fiskal berarti kita penghematan 1 juta. Tidak harus PNS kok, mahasiswa juga bisa mendapatkan bebas fiskal ini.

Anyway, semoga bermanfaat.

FYI,berikut email yang pernah saya terima dari TETO terkait dengan pengurusan VISA. Untuk point ijazah-transkrip(akademis) atau hal-hal lain yang diminta Univ tujuan kita di Taiwan (seperti dokumen asuransi kesehatan),  maka sebelum kita apply ke TETO,  kita harus legalisir dulu ke Dephumkan dan Deplu (authentication of our documents). Untuk scholarship student, skip point no. 7


Dear Ianatul Khoiroh,

The requrement as follow :

1. MENGISI FORMULIR VISA LENGKAP DENGAN TANDA TANGAN PEMOHON DAN
MELAMPIRKAN PASFOTO 6 BULAN TERAKHIR UKURAN 4X6 CM.
2. MASA BERLAKU PASPOR MINIMAL 12 BULAN.
3. SURAT KETERANGAN DITERIMA / ADMISSION LETTER ( ASLI+FOTOKOPI )
4. IJASAH TERAKHIR YANG TELAH DILEGALISIR OLEH TETO ( ASLI+FOTOKOPI )
5. FOTOKOPI KARTU KELUARGA
6. BIAYA VISA RESIDEN RP.627.000,-
7. REKENING TABUNGAN DENGAN JUMLAH YANG CUKUP UNTUK BIAYA HIDUP SELAMA STUDI
DI TAIWAN
8. MEDICAL CHECK UP DI RUMAH SAKIT YANG DITUNJUK, UNTUK FORMULIR DAPAT
DIAMBIL DI TETO

Best Regards,
TETO
Visa Section

Advertisements

78 comments on “VISA Taiwan

  1. Hehehe, iya tuh ruwet bangets. Semua teman-teman saya bilang memang mbulet kok, apalagi kl pas berurusan dengan calo. Ini beasiswa S2 Mas, Double Degree. Jadi kuliah di ITS dan di NTUST tinggal thesis saja.

  2. Wah, infonya lengkap banget
    Jadi banyak kebantu loh
    Numpang tanya nih, mengenai heath cetificate
    Kalau kita disananya ngga lama (sekitar 5-6 bulan gitu) sebaiknya pakai yang mana ya?
    Kalau yang di daftar RS itu kan terbatas banget RSnya. Mana yang lebih mudah n murah tapi tetap diakui TETO. Makasih banyak ya

  3. Maaf baru reply. Untuh health certificate harus tetap yang diakui RS TETO, soalnya mereka ketat banget Mbak…daripada kayak saya bolak-balik lebih baik cari yang save 🙂

  4. Kemarin (tgl 14 Jan 2008) saya translate, and legalisir di Deplu, Dephan, sampe TETO hanya habis 1.750.000 (ini yang dicepetin hanya di TETO-nya, lamanya: 2 minggu).. Kalo mo dicepetin di Departemen-departemen nya juga totalnya 2.250.000 – lamanya: 1 minggu.

    Medical checkup saya habis 300.000 di Klinik Satria Medika, Hayamwuruk, Jkt.

    Untuk visa saya belom tau..besok baru mo apply 😀

  5. Update lagi…:

    Untuk visa resident – student ke taiwan skr harganya 627.000 .

    Trus syaratnya:
    1. Mengisi formulir dan pasfoto 4×6

    2. Paspor masa berlaku min 12 bulan

    3. Letter of Acceptance (asli + fotocopy)

    4. Ijazah yang telah dilegalisir TETO (asli + fotocopy)

    5. Fotocopy Kartu Keluarga

    6. Buku Tabungan Asli ( kalo buat beasiswa sih ga ditentuin besarnya..)

    7. Medical Check Up di RS atau klinik yang ditunjuk TETO ( nah skr ini..kudu di legalisir .. biayanya Rp. 500.000 (di sput..jadi 3 hari)..tarif normal Rp. 300.000, jadinya seminggu).

  6. Kl pas jaman saya ngurus VISA dl medical check up langsung dibawa ke TETO pas mbuat VISA nya, jd bukan termasuk dokumen yang harus dilegalisir via Dephumkam dan Deplu. Tapi kl membaca info update Mas Yoyok punya kok ada kata DILEGALISIR. Nah kl sudah ada kata legalisir itu berarti melalui Dephumkam-Deplu-TETO, sama dengan legalisir ijazah. Gimana nih Mas Yoyok?

  7. klo dilihat biayanya 500 rb mgkin dilegalsir di TETO, soalna kalo dilegalisisr di depkuham dan deplu ga mgkn sampe semahal itu. saya ngurus kok murah ya? di depkumham 1 lembar cuma 10000+ meterai terus dideplu klo kilat 1 hari cuma 30rb per dokumen. atau emang ada jasa pengurusannya?
    mohon informasi ni…soalnya saya mau urus visa sekolah. keberangkatannya dalam waktu deket akhir bulan

  8. buat yoyo:

    biayanya Rp. 500.000 (di sput..jadi 3 hari)..tarif normal Rp. 300.000, jadinya seminggu)>>> ngurus sendiri atau lewat agen?
    kasih gw info dunk di 08164256486. thx

  9. Iya Mas, dulu memang pas saya ngurus di Deplu Dephumkam pakai jasa calo karena posisi saya di Surabaya dan malas bolak balik, jadinya kena agak mahal. Prosedur resmi untuk legalisir setahu saya melalui Dephumkam-Deplu-TETO. Notaris diperlukan jika dokumen kita “tidak diakui” seperti ijazah S1 saya yang English Version yang dikeluarkan oleh kampus. Mereka maunya kl segala sesuatu yang berbau English Ver. ditranslate oleh penerjemah tersumpah. Nah, kl kita terlanjur punya English Ver. yang dikeluarkan kampus, maka harus lewat Notaris dulu untuk disahkan keasliannya, baru masuk ke Dephumkam dst (dan tidak perlu translate lg ke penerjemah tersumpah). Tetapi kl ijazah sdh translate ke penerjemah tersumpah maka tidak perlu Notaris. Nah untuk yang Med Check ini sy yang kurang tahu, dulu sy langsung sj dibawa ke TETO karena form sdh resmi dr dia dan RS juga resmi yang ditunjuk TETO.

      • Mungkin bisa dicoba kontak beberapa agen yang biasa mengurusi VISA ke Taiwan seperti Everyday Mandarin dsb. Sepertinya ada yang memberi link di comment sebelumnya… Good luck 🙂

  10. klo form medical check up kan sudah dalam bahasa mandarin dan inggris kiraa2 masih perlu notaris ga ya?bingung nih mbak, tgl 26 harus pergi…baru mau ngurus visa besok.kebetulan saya dijakarta.thx

  11. Kl saya dulu (Juli 2008), jika form medical check up nya adalah form yang disediakan TETO dan RS nya ditunjuk TETO, maka g perlu ke mana2 (Notaris, Dephumkam, atau Deplu), jadi langsung diserahkan ke TETO nya. Sebaiknya Mas Ronald langsung sj ke Artha Graha dan tanya langsung di sana 😀

  12. Thanks ya untuk info2nya.
    Mau tanya, kalau ijasah saya dalam bahasa indonesia, apa saya masih perlu minta cap dari notaris? Terus kalau ke Dephumkam dan Deplu perlu surat pengantar apa gak ya?
    Nanti ke Dephumkamnya ke bagian apa? terus di Deplu bagian apa?
    Mohon Infonya.
    Terima kasih banyak 🙂

    Wedley

  13. Mbak, saya mau nanya soal agen yang bisa menurus legalisasi ijazah kita di teto.

    Saya bertempat tinggal di surabaya juga.

    Mbak dulu minta tolong agen jugakah?
    Alamatnya dan kontaknya dimana ya?

    Terima Kasih

  14. Coba Anda bisa minta bantuan legalisir dokumen sekolah (dokumen utk kerja jg bisa) ke Taiwan di http://www.everydaymandarin.com

    Saya skrg ambil S2 di NTUST. Kemarin total kita ada 7 orang dapet beasiswa dari pemerintah Taiwan, diurus oleh Everyday Mandarin sekalian berikut legalisir dokumennya. Setelah saya banding2kan dgn 6-7 agen, Everyday Mandarin biayanya paling rendah dan kredibiltas mereka diakui di Kadin Taiwan (TETO), Dephumkam, dan Deplu. Yang mau dtg Taiwan, emailku: conny.pangestu@yahoo.com

    • Kalau di NTUST sejak semester ini setahu saya ada 2 kategori scholarship : full dan partial. Tetapi kebanyakan dapat full

    • Iya…kita bawa uang saku kira-kira cukup untuk 2 bulan karena biasanya beasiswa baru keluar di bulan ke-2

  15. Thanks banget infonya ^^

    Mau tanya, kalao ijazah asli belum keluar bagaimana ya? Apa bisa pakai ijazah sementara?

    Wah, klo dr luar jakarta lebih repot lagi kliatannya >.<

    • Maaf baru balas…sepertinya TETo mensyaratkan harus ijazah asli karena nanti ada proses legalisir…atau bisa ditanyakan langsung ke office TETO 😀

  16. loh kok yang ijasah asli (point 3) dilegalisir juga? kotor donk??? Bukannya yang asli hanya dibawa saja untuk pembuktian? Gimana ni infonya?

    • Bukan…selama proses legalisir TETO, ijazah “asli” dari Univ tidak distempel2 dsb. Untuk legalisir TETO kita membawa fotocopy ijazah yang telah “dilegalisir Univ” untuk dilegalisir di TETO. Baru setelah itu kita apply VISA dan menunjukkan ijazah “yang telah dilegalisir TETO (asli)”

      • Hahaha…sori nek mbulet…bisa tanya langsung ke TETO atau agen2 mengenai persyaratannya 😀


      • Dari persyaratan dokumen NTUST di atas, maka dokumen yang perlu saya legalisir di TETO dengan prosedur melalui Depkumham dan Deplu yaitu point (3), (5), (6), (7), dan (9). Jadi semuanya ada 5 dokumen.

        Karena baik ijazah S1 dan transkrip English Ver. saya semuanya dikeluarkan oleh ITS, maka Depkumham dan Deplu tidak akan menerima English Ver. ITS (payah) sehingga saya juga harus melalui Notaris untuk verifikasi.

        Berhubung saya pake versi dipercepat (buru-buru), maka rincian biaya yang dihabiskan +/- sbb:

        1. Notaris = 5 dokumen x Rp 50.000 = Rp 250.000

        2. Depkumham = 5 dokumen x Rp 50.000 = Rp 250.000

        3. Deplu = 5 dokumen x Rp 50.000 = Rp 250.000

        Apa saya yang salah ngerti, ato kamu yang salah info? kamu bilang “5 dokumen: point (3), (5), (6), (7), dan (9)”, bukan?
        3 itu ga lain dan ga bukan adalah ijasah asli, makanya saya nanya hanya untuk konfirmasi sih ^_^ biar ga bikin bingung. 謝謝你

      • soalnya kamu nulis “lima kali lima puluh ribu”, berarti lima itu termasuk di dalamnya ijasah asli juga sebenarnya disertakan doank ato dicap2 juga. Kalo disertakan doank masa kena bayar juga? ngerti kan maksud ku? ^_^ sori gw bikin “tambah” ribet nih. hehe

      • @rivo: buru2 itu berapa lama ya? Trus totalnya habis berapa? Kalau km dr ITS berarti tinggal di Surabaya dong.. Untuk medical check up nya d mana?

      • @Liz: kok jadi ke rivo si nanyanya. Coba lihat lagi, “buru-buru” yang ada di reply-posting aku tuh hanyalah kutipan yang aku ambil di atas (alias tulisan utama blog ini) yang ditulis oleh penulis blog ini (yang bernama Ianatul Khoiroh). ^_^

      • Maaf2.. salah lihat hehehe

        @ana: buru2 itu berapa lama ya? Trus totalnya habis berapa? Kalau km dr ITS berarti tinggal di Surabaya dong.. Untuk medical check up nya d mana?

      • Hi Liz…ga papa…si Rivo tuh juga sudah di Taiwan kok hehehe…Kamu nanti di Univ mana?
        Aku dulu buru2 sekitar 2 minggu-an kl nggak salah (sori wis lama banget soale…2 tahun yang lalu)
        Dulu di Surabaya med check nya di daerah Ketintang (aku lupa nama kliniknya)..soalnya RSUD Dr. Soetomo ditolak karena g masuk list xD

      • @kak ana:
        Saya diterima d NTHU, di Hsinchu.

        Ini sedang ada problem, untuk ngurus kan butuh ijazah asli, ijazah ku baru keluar september akhir padahal kuliah mulai awal september >.< pernah ada yg mengalami masalah ini??

        Thanks banget buat reply nya ya..

      • Wah selamat ya Liz..pengalaman teman2 ITS, ijazah juga keluar lambat. Jadi kita membuat surat permohonan percepatan untuk dikeluarkan ijazah (bisa ditanyakan di jurusan dulu) dan biasanya bisa.
        Tambahan info, untuk di NTUST terus terang flexibel sekali mengenai masalah kedatangan Maba(max terlambat adalah 1/3 semester berjalan), tp belum tahu kl di NTHU)
        Semoga membantu…Sukses ya

  17. Hehehe…kayaknya saya yang “miss” juga deh…untuk dokumen yang di”cap-stempel” (Dephumkam, notaris, TETO dsb)adalah fotokopi dokumen yang telah dilegalisir Universitas. Cuma mereka minta kita menunjukkan dokumen yang asli. Jadi…dokumen kita yang asli masih bersih kok…
    Kl kurang jelas japri sj ya di ianatul.khoiroh@gmail.com

  18. download form medical chek up dalam versi bhs indonesia dimana ya, yg ada bhs inggris semua, apa klinik anugerah ibu (kilinik yg ditunjuk TETO di medan) paham ya?

    • Waduh…maaf saya tidak tahu he6x…mungkin bisa ditanyakan langsung di kliniknya apa ada form versi bahasa yang diinginkan

  19. saya mo urus legalisir ijasah untuk visa kerja. tp domisili di surabaya.
    ada alamat ngga yha untuk dephumham n deplu di surabaya?
    ato ada org yang bisa urusin ngga yha..?
    soalnya saya awal januari hrs sudah kembali ke taiwan..

    thx

  20. Saya minat kursus bahasa Mandarin di Taiwan, sedang bingung antara pakai agen atau urus sendiri. Tadinya sih mau pakai Everyday Mandarin, cm nemu info disini http://www.kaskus.us/showthread.php?p=338677395#post338677395 kok jadi ngeri ya. Saya sudah coba telepon Jaya Prima cuma tadi tidak diangkat.

    Mbak IK, maksudnya 5 dokumen yang di legalisir di DEPLU & DEPKUMHAM itu apa aja ya? Bukannya cuma 2 saja, yaitu Ijazah dan Transkrip Nilai? Maaf nih kalo udah pernah dibahas dikomen, msh blom mudeng soalnya? 😀 Thanks ya

    • Kl ada waktu dan domisili sekitar Jakarta mungkin bisa dicoba sendiri untuk pengurusan nya 😀
      O iya, untuk dokumen yang perlu dilegalisir itu sesuai dengan permintaan Univ kita di Taiwan. Di Univ ku skr (NTUST), mereka minta kita bawa dokumen “medical check up” dan “health insurance” dari Indonesia yang telah dilegalisir TETO. Jadi dulu aku harus legalisir 2 dokumen tersebut juga melalui Departemen tersebut sebelum ke TETO (plz re-check lg yak, soalnya itu aku 2 tahun an yg lalu).
      Sedangkan dokumen “ijazah” dan “transkrip” ==> harusnya memang CUMA 2, tp waktu itu pihak Departemen tidak mau mengakui ijazah ku yang bhs Inggris yg dikeluarkan ITS, maunya mereka translate English nya harus dari penerjemah tersumpah.

      Semoga membantu

  21. Salam kenal ya Mbak IK and Happy New Year 2011! Semoga makin sukses selalu.

    Mbak, aku udah apply sendiri nih ke MTC NTNU n baru aja dapet Acceptance Letter buat mulai awal Maret 2011. Aku mau tanya2 langkah2 selanjutnya ya Mbak, mohon dibantu ya :
    1. Aku mau check up, aku dah tanya ke Klinik Satria Medika Sakti, katanya bawa foto copy paspor sama foto 3×4 3lembar. Biayanya Rp 450.000; (mahal jg ya). Katanya kalo dinyatakan perlu vaksin Rubella akan perlu vaksin n biaya tambahan Rp 100.000;
    2. Habis itu mau legalisir. Ijazah n transkrip nilai-ku sudah ada versi Inggris n Indonesia. Jadi aku perlu ke notaris dulu ya buat legalisir itu, terus aku ke DEPLU n DEPKUMHAM. Nah di DEPLU n DEPKUMHAM ini aku bawa juga hasil medical check-up buat ikutan dilegalisir. Bener ya? Karena surat dr MTC NTNU gak menyebutkan soal asuransi (disebutnya Insurance $500, dalam tabel Tuition & Registration Fee, jd ini kayaknya artinya beli asuransinya disana, bener ya Mbak?) Kalau Medical check-up kagak perlu dilegalisir notaris kan ya Mbak? Terus kalau buat legalisir ijasah n transkrip nilai di Notaris, DEPLU n DEPKUMHAM kan : Fotocopy yg udah dilegalisir ama kampus ya, n aslinya tetep dilampirkan?
    3. Habis itu semua kelar, baru aku apply visa ke kantor TETO ya?

    Bener ya mbak langkah2 di atas? Mohon tanggapannya ya. Terima kasih banyak sebelumnya.

    • Salam kenal juga ya….
      1. Biaya medical check up aku dulu juga segitu an kok 😀
      2. Iya, perlu ke Notaris karena versi bhs Inggris nya dibuat olek kampus. Untuk masalah Insurance sy kurang paham, mungkin bisa dicoba kirim email ke graduate studies NTNU atau mhs Indo yang di sana. Karena kl peraturan di NTUST, kita wajib ter-cover asuransi dr Indo 4 bulan pertama kita di sini (mungkin terkait dengan administrasi di sini ya). Better safe than sorry hehehe… Iya, yang asli juga kita bawa dan tunjukkan.
      3. Iya…setelah semua prosedur legalisir dokumen beres di Departemen2 kita, baru kita bawa ke TETO untuk apply VISA.
      Semoga membantu

  22. Sy dulu pernah sempat urus sendiri, tp setengah jln terlalu sring bolak balik ga bawa doc ini itu, antre, dsb. Blm sampe di sana, org2 Depkum lg istirahat, jum’atan sampe jam 2, makan siang, dll. Saranku mending lwt agen aja dr awal. Everyday Mandarin byk yg rekomendasi. Krn mrk jg kenalin org2 di NTUST, NCKU, Asia Univ yg leg di mrk jg. Jd dpt byk teman sblm ke Tw. Ga mahal dibanding agen2 lain. Jg terpercaya dan beres punya…Ini yg terpenting.

    Website: http://www.everydaymandarin.com

  23. Siapa bilang? Bohong besar itu. Saya baru saja legalisir ijazah2 saya di DEPKUMHAM dan DEPLU. Keduanya sangat mudah dan biaya yang dikeluarkan juga murah (@Rp 25rb di DEPKUMHAM dan @Rp 10rb DEPLU perlembarnya), masing2 hanya perlu 2hari. Petugas2nya juga melayani dan menjelaskan dengan ramah.

    Mohon tidak merusak tujuan mulia mbak IK untuk menjadikan blognya ini sebagai sumber informasi buat mereka yang mau sekolah ke Taiwan, dengan menyebarkan informasi yang menyesatkan demi keuntungan pribadi.

    Salam kenal mbak IK, blognya sangat membantu. Siapa tahu nanti kita berjumpa di Taiwan ya? Sukses selalu!

  24. Assalamualaikum mbak IK,

    Mbak, saya kan dr Aceh, rencana mau apply b.sswa Taiwan scholarship. Saya bingung mbak, krn LoA saya blm kluar, di website univ yg sy apply ktanya LoA br kluar awal Mei. Nah, permohonan b.sswa TETO ditutup 31 maret 2011. Menurut mbak, sebaiknya saya daftar langsung ke TETO atau menunggu LoA keluar terlebih dahulu? Mohon sarannya ya mbak, krn takutnya setelah saya mengurus semua persyaratan Taiwan scholarship dr TETO, eh tiba2 (misal: saya tdk lu2s) di Taiwannya :(, gmn tu mbak? mohon sangat sarannya y mbak? Makasih sebelumnya ya mbak?

  25. Wah ribet bener urus visa pelajarnya
    Q tinggal di surabaya nih
    Ada rekomendasi agen yang bisa bantu pembuatan visa pelajar ke taiwan ngak?
    Thank you

  26. Utk legalisir di TETO dan visa resident visa S2 Taiwan, coba ke http://www.everydaymandarin.com…Mrk agen sekolah ke taiwan utk terjemah Mandarin, legalisir ijazah, transkrip nilai, financial/keuangan, medical/kesehatam. asuransi taiwan di TETO kedutaan Taiwan. Jg visa resident utk S2 di Taiwan.

  27. mbak, saya mahasiswa ITS. september besok, saya lanjut ke NTUST. Masalahnya, ijazah baru keluar tanggal 25 september (saat wisuda). Mohon bersedia sharing info percepatan ijazah (ngurus kemana aja, contoh surat permohonan juga) :D.

    makasih ya

    (yeni)

    • Waduh…sy sdh lama sekali lulus dari ITS 😀
      Yang jelas coba ditanyakan ke sekretariatjurusan dulu apa2 yang diperlukan 🙂

  28. hiiihii…iya saya juga pernah ngurus sendiri itu untuk sekolah ke taiwan dan legalisir sana sini,cuman kalau ditung itung buang waktu juga ya,karna banyak tempat yang harus dikunjungi..tapi akhirnya nyerah juga nih, cari cari di inet ketemu deh agen yg bisa ngurusin semuanya..ini temen temen saya dulu pakai agen xiangxin..web sekolahmandarin.com

  29. mbak,, aku kan baru lulus SMA..
    rencananya mau sekolah di taiwan..
    gimana cara ngajuin visanya yah mbak kalo gak punya Surat Penerimaan asli dari Sekolah di Taiwan soalnya aku belom daftar sekolah di sana.?
    mohon pencerahannya yah mbak..

  30. numpang nanya, biaya pengurusan visa tinggal (resident visa) taiwan update terbaru berapa ya? gimana rinciannya ya? sebelumnya terima kasih atas informasinya.

  31. Maaf mba mau tanya, apakah mungkin tau untuk jam operasional Depkumham, Kalau jumat siang sekitar jam 11-13, apakah tetap membuka pelayanan publik?
    Thank you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s